14 September 2010

lebaran-my grandparents' house


oke everyone.. hehe.. nih oleh2 dari rumah simbah kemarin.. try to break my stiffy mind! :D
ah, lebaran kedua tu acarane mesti sama yaitu mengunjungi simbah di desa. tempatku desa sih, tapi tempat simbah lebih desa lagi.. hehe.. pertama yg pasti ke rumah simbah, trus berikutnya ke tempat mbah sumi..
ni kakaknya mbah kung, udah tua sekali.. di rumah tinggal sendiri cuma berbaring aja, wis gak kelingan donya.. dulu pas masa kecilku suka bermain ma cucunya yaitu mbak siti, umurannya hampir sama denganku. ok, lanjut.. tempat kedua ke rumah si rika, cicit dari mbah sumi.. rumahe ada di depannya.. trus ke rumah mbok de pat.. hehe.. aku jg suka bermain2 di rumah mbok de waktu kecil dulu ma anaknya yg paling kecil yaitu kang kusnudin, sekarng dia udah berkeluarga di jakarta. :D suka nggembalain kerbau bareng.. maen2 jg bareng.. seneng aja.. suami dari mbok de pat ni namanya pak de japar, tapi karena cu2nya belum bisa ngomong lancar jd manggilnya mbak apang.. hehe
Klo di rumah simbah tu nyaman, adem, enak, tenteram.. dulu pas masih kecil aku suka menghabiskan seluruh liburanku disana. gak cuma sehari dua hari.. dua minggu pun aku betah.. ya kerjaannya cuma satu, main!!! hihihihihi... sampe sekarang uang mainan dari uang jaman dulu tu masih disimpan simbahku, hehe. gak boleh dipake cucu yg lain, cuma boleh dipake aku... huehehehehe..
let's check the pic out:

maen di kebun mbah apang.. :D
nanem terung jg.. jd ngiler ma sambal terong.. :p
kacang perontok gigi asli buatan simbah.. :D
agenda tetap...
kacang rebus adalah cemilan favorit kami.. hihiihi.. simbah jg punya banyak kucing, 21 keknya..
with my cousin, vinda..

10 September 2010

takbir idul fitri-grisa

Tadi malem grisa ikut takbir keliling ngawi.. wuih.. rame loh.. emm.. gak biasanya seh aku keluar2 gtu, cm pernah sekali kemarin keluar ma temen2 liat takbir idul adha. hehe. ni karena harus momong anak2 yg ikut takbir. hehe. aku lemah saat gelap gitu sebenere. tapi ya sebisakulah.. :D
persiapannya udah mulai pertama liburan lebaran kemarin, da beberapa divisi. ada lampion, oncor, hadrah, n maket. maketnya buat masjid demak.
pas disana menunggu giliran gak lumayan lama seh, gak kayak karnaval. mungkin karena masing2 rombongannya sekitar 100an orang aja. hemm.. rame... awalnya terasa bising sekali, tpi lama2 asik jg.. hehe.. ada banyak kembang api, dan yg paling aku suka adalah oncornya.. ya, alami aja.. trus awet sampe pulang jg masih nyala.. hebat anak2 bikinnya.. hehe
ni foto2 nya tapi agak pudar.. bukan karena dimakan usia, tpi karena cm 2 mp trus yg moto jg amatiran.. :D

buat lampion...
menunggu giliran jalan, duh... ingat ketupat emak.. :P
menunggu giliran (part II)
yeeee.. jalan jg akhirnya.. ni bag lampion n oncor.. i love the oncors.. :D
terakhir.. terlantarlah kami di belakang masjid agung menunggu mobil jemputan..
well, it's nice.. terakhir, met idul fitri buat semua.. mohon maaf lahir batin ya... :)

9 September 2010

kubunuh petang dan ku sayang pagi menjelang!!

hey.. hey.. hey.. pagi menjelang, semangat pun datang!!
siapa bilang kita harus menyerah?
siapa bilang kita harus putus asa?
siapa bilang kita selalu sedih?
siapa bilang kita musti nangis?
harapan akan selalu datang..
impian2 baru akan terbangun lagi
segala sesuatu akan bangkit
tak akan kita terpuruk pada kenestapaan yg berkepanjangan
tak akan pula kita terkunci pada masa lalu yg menjijikkan
masa depan masih ada..
gelora semangat hidup akan datang menjelang..
tak akan pupus hanya karena segelintir ulah manusia
ah, itu terlalu kerdil
ya, terlalu kerdil untuk berputus asa hanya karena manusia hina
tak perlu kau risaukan mereka ato dia
kau masih punya hidup bahagia
jalani dan kobarkan semangat pada siapa saja..
alam raya kan riang bergembira dan bersenandung berdendang tralala lala..
ye ha....
ayo semangat...!!!

7 September 2010

Track 11

Yovie and nuno-sempat memiliki

Mengapa kita bertemu
bila akhirnya dipisahkan
mengapa kita berjumpa
tapi akhirnya dijauhkan
kau bilang hatimu aku
nyatanya bukan untuk aku

bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku

aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku

aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

engkau mengatakan merindukan diriku lagi
ingin kusampaikan ku tak hanya sekedar rindu

aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

*) lagu-ngenes.com

3 September 2010

fear

hidup...
kadang dia dipenuhi ketakutan-ketakutan yang tidak perlu
ketakutan yg mengunci jiwa dari kewarasan
melambungkan angan dan imajimu ke taraf unbelievable
menghentakmu tiada henti
menginjak-injak keyakinanmu
membuatmu seperti orang yang lemah dan bodoh
itu kah kau yg kau harapkan??
seperti itu??
oh, tidak..
buanglah semua itu jauh2..
berjalanlah tegak
let your mind free....

2 September 2010

end of the year.. one year after...

KASIH SAYANG TIDAK MENYIKSA

Jika memedihkan, pasti itu bukan cinta.

Cinta adalah kekuatan yang membangun, sehingga jika ada rasa sakit dalam penyesuaian dua jiwa yang tadinya sendiri dan mandiri, itu adalah rasa yang menjanjikan kebersamaan yang lebih indah.

Sehingga jika kepedihan itu bukan untuk menjadikan kebersamaan Anda lebih bernilai, pasti itu bukan cinta.

Kasih sayang tidak pernah menyiksa.

Tetapi cara-cara yang salah dalam mengasihi, adalah sumber dari penyiksaan terbesar dalam keluarga.


Apakah yang akan dilakukan oleh anak Anda yang berusia 11 bulan, jika Anda berikan kepadanya anak ayam yang baru menetas?

Dia akan memegang anak ayam itu dengan sangat erat
karena kegembiraan dan ketakutan akan kehilangan mainan barunya.

Dan eratnya genggaman sang bayi akan menyiksa dan
akhirnya mematikan anak ayam yang disayanginya itu.

Maka,

Janganlah kekhawatiran Anda tentang yang Anda sayangi, menyiksa yang Anda sayangi.

Bagaimana dengan pasangan yang berkhianat?

Pasangan yang tidak setia, berkhianat, atau penuh tipuan – bukanlah penyiksa, dia adalah orang tidak baik yang kebetulan kita sayangi.

Sehingga sebetulnya kita telah salah memilih orang untuk disayangi.

Itu sebabnya, pilihlah calon pasangan Anda dengan sangat teliti, dan sandarkanlah semua penilaian Anda kepada kebaikan dan permohonan bagi kehidupan yang mulia dari Tuhan Yang Maha Pengasih.

Jika penyiksaan itu terjadi dalam kebersamaan Anda, bekerja-keraslah untuk menjadikan diri Anda kekasih yang tidak pantas diperlakukan dengan tidak hormat.

Ingatlah bahwa pada akhirnya setiap jiwa hanya bertanggung-jawab bagi dirinya sendiri, dan bahwa Anda memiliki hak yang sama dengan siapa pun – untuk berbahagia.

Orang yang bisa mengkhianati istrinya atau suaminya, memiliki kemampuan untuk mengkhianati siapa pun.

Maka berhati-hatilah dalam pergaulan dengan orang-orang yang tidak menghormati dan menyayangi pasangan hidupnya.

Jangan menyiksa pasangan Anda dengan tayangan ulang kesalahan masa lalunya.

Kita semua menjadi pribadi yang lebih baik hari ini, karena pelajaran yang kita unduh dari masa lalu kita.

Janganlah menjadikan diri kita hanya sesuai untuk hidup di masa lalu pasangan kita,
dan membiarkan pribadi lain untuk menjadi pengganti (kita) yang lebih menarik,
karena dia lebih tertarik kepada kebesaran masa depan yang bisa dicapai oleh pasangan kita.

Bangunlah ketertarikan dan kesungguhan untuk membangun kebesaran masa depan Anda berdua.

Dan jika Anda harus marah, ingatlah ini.

Anda tidak akan dirugikan terlalu banyak oleh kemarahan Anda, tetapi Anda akan pasti sangat dirugikan oleh dampak dari kemarahan yang tidak Anda kendalikan.

Kemarahan adalah reaksi wajar yang bisa terjadi kepada kita, tetapi reaksi mental seperti itu tidaklah berbahaya bagi siapa pun, sampai Anda menggunakannya untuk bereaksi dengan cara yang merendahkan diri sendiri dan melukai orang lain.

Berhati-hatilah, karena:

bisa saja perlakuan kepada kita itu dirasakan benar oleh orang lain, karena kita memberikan cukup alasan bagi perlakuan seperti itu kepada diri kita;

atau bisa saja pengertian kita yang tidak tepat, sehingga apa pun reaksi kita – akan menjadi reaksi yang salah;

atau bukankah kita diharapkan bereaksi dengan cara-cara yang digunakan oleh pribadi anggun yang mapan pendapatnya mengenai dirinya sendiri?

Maka berhati-hatilah dalam bersikap, berbicara, dan bertindak dalam perasaan marah.

Anda tetap bisa merasa marah, dan berlaku sebagai pribadi yang anggun.

Bangunlah sebuah keluarga yang cantik, yang damai, yang penuh kegembiraan, dan yang penuh kesyukuran kepada Tuhan Yang Maha Memuliakan.

Ingatlah, bahwa

Tujuan dari semua keberhasilan
adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai.


Apakah yang sebetulnya kita harap
untuk dicapai
dengan upaya berkelanjutan dan tanpa letih
untuk menemukan kesalahan satu sama lain,
dan menggunakan semua muslihat untuk membuktikan
bahwa pasangan kita salah?

Apakah kita membutuhkan kemarahan
dan kebencian sebagai jalan untuk
mencapai kehidupan yang baik dan berbahagia?

Mengapakah kita tidak memilih
suasana yang damai,
pengertian yang menerima dan memaafkan,
ketulusan yang memesrakan,
dan kepolosan yang menggembirakan satu sama lain?

Mengapakah demikian penting bagi kita
untuk merasa benar
di atas kesalahan kekasih hati kita?

Jika kita saling mengasihi,
mengapakah kita mengupayakan
kepuasan dari penyiksaan hatinya?

Mengapakah kita tidak saling mengupayakan kegembiraan bagi satu sama lain?

Mengapakah kita tidak melihat bahwa kesedihan hati kekasih kita
adalah pencacatan kehidupan kita sendiri?

Mengapakah penting bagi kita untuk merasa menang dalam keluarga yang pasangannya terkalahkan dan terkecilkan?

Marilah kita lebih berkasih sayang.
Bahagiakanlah kekasih Anda,
karena itu adalah cara terdekat untuk membahagiakan diri Anda sendiri.

Indahkanlah kecintaan Anda kepada keluarga,
karena cara terdekat untuk memperbaiki rezeki
adalah meningkatkan kualitas kasih sayang dalam keluarga.

Berlakulah lebih damai,
lalu perhatikan apa yang terjadi.

...........

Sahabat saya yang berbakat menyayangi,

Bangunlah persahabatan dengan setiap jiwa di keluarga Anda.

Sebuah kebersamaan yang tidak dibangun di atas sebuah persahabatan, akan menjadi sebuah istana pasir yang menunggu air pasang naik.

Ingatlah bahwa,

Bukan tidak cukupnya kasih sayang,
yang membuat sebuah kebersamaan itu tidak membahagiakan,
tetapi tidak cukupnya persahabatan.


………..

Sahabat saya yang dikasihi Tuhan,

Begitu dulu ya?

Mudah-mudahan Anda dan keluarga tercinta hidup dalam kegembiraan dalam kedamaian yang penuh kesyukuran.

Mudah-mudahan Tuhan selalu meletakkan Anda dan keluarga tercinta dalam pemeliharaan dan lindungan kasih sayang Tuhan.


Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.

Sampai kita bertemu dan berjabat-tangan nanti.

Terima kasih atas ijin untuk melayani bagi kebahagiaan Anda dan keluarga terkasih.

two days before my birthday..

Kamis, 08 Januari 2009

INDAHNYA KEHIDUPAN

Tak terasa tahun 2008 telah berganti, tak terasa pula waktu yang telah kita lalui berlalu begitu cepat. Semoga para Sahabat mendapatkan secercah keinginan dari tahun 2008 yang telah dikehendaki- Nya. Semoga juga kepingan dari rencana besar kehidupan kita dapat terwujud walau mungkin tidak semua di 2008.


Sahabat,

Terkadang kita berpikir bahwa hidup ini terlalu indah untuk dilupakan, kadang pula kita berpikir bahwa hidup ini terlalu pahit untuk dikenang.

Semuanya mempunyai suatu tujuan yang akan kita ketahui saat kita sadar setelah menjalaninya, sesuatu itu buruk atau baik... Only God knows.

Seringkali kita lupa akan indah dan buruknya memori kehidupan ini yang pernah kita lalui. Padahal sebetulnya hidup kita ini bagaikan sebuah rentetan moment atau kejadian yang membuat kita hebat atau sebaliknya, tergantung bagaimana kita menyikapi masa lalu kita 'sekarang'.

Betapa indahnya kehidupan ini jika kita dapat mengabadikannya setiap moment dalam kehidupan kita dalam hati yang damai dan sukacita. Banyak alkisah orang berhasil dimana perjalanan hidupnya dimulai dari nol bahkan minus, namun seringkali itu semua hanyalah sebuah cerita lisan yang hanya dapat dikisahkan orang tersebut setelah berhasil?

Ya,

Karena saat orang tsb merintis dari bawah, jarang sekali yang menyadari bahwa perjalanannya itu adalah bagian dari anak tangga keberhasilannya sekarang.

So,

Mungkin bagi kita yang masih merenda kehidupan yang penuh dengan kepingan-kepingan moment. Alangkah baiknya jika kita mampu tersenyum dalam setiap moment kehidupan yang kita diabadikan. Kita mampu tersenyum didepan rumah sangat sederhana pertama yang kita miliki, kita mampu tersenyum di depan motor tua yang menemani perjalanan kita ke kantor, kita mampu tersenyum disaat kondisi semuanya tidak sebaik dulu.... Untuk suatu saat nanti dapat kita kenang kepada anak cucu kita bahwa ini adalah anak tangga yang membuat kakek kuat dan mensyukurinya.


Because the gift of life is life itself .

one day after my birthday...

Minggu, 11 Januari 2009

I CAN SEE CLEARLY NOW


I can see clearly now, the rain is gone
I can see all obstacles in my way
Gone are the dark clouds that had me blind
It's gonna be a bright (bright), bright (bright)
Sun shiny day

I think I can make it now, the pain is gone
All of the bad feelings have disappeared
Here is the rainbow I've been prayin' for
It's gonna be a bright (bright), bright (bright)
Sun shiny day

Look all around, there's nothin' but blue skies
Look straight ahead, nothin' but blue skies

I can see clearly now, the rain is gone
I can see all obstacles in my way
Gone are the dark clouds that had me blind
It's gonna be a bright (bright), bright (bright)
Sun shiny day