the empty mind
flying like a feather
away away away
light, and nothing inside
people come and go
but me, standing here
alone
from time to time
am i old? yes
but people can't see it
how come?
i don't know
feel the emptiness greater than before
seems that there is nothing
at all
not even a single thing
and also 'you'
25 Februari 2012
10 Februari 2012
bunga sedap malam
berada di kotamu, lalu aku hanya diam. kulihat banyak bunga sedap malam, mungkin dulu aku akan membelinya seikat lalu kunikmati wanginya. namun kini, aku hanya enggan walau hanya membeli barang satu tangkai dua tangkai.. aku hanya melewatinya dan pergi..
pernah suatu kali aku ingin membelinya berikat ikat lalu kubawa ke sakri.. lalu aku berfikir, bunga itu bukan untukku lagi...
ibarat rumah, pintunya sudah tertutup bagiku. dan aku tidak ingin mengetuk pintunya. aku hanya akan berdiri di depan pintu itu, sampai pintu itu terbuka sendiri atau mungkin sampai akhir aku hanya bisa mondar mandir di depan pintu, aku tidak tau. aku jg tidak ingin merusak pintunya. pintu yg daunnya dua, saling menyatu. aku tidak boleh melakukan itu. aku pun tidak berharap pintu itu akan terbuka untukku karena aku tau aku sudah menyakitimu, dan aku tidak pantas untukmu... dan kisah itu pun kuletakkan begitu saja.. tapi aku tidak menghapusnya..
lalu pelan.. perlahan.. kudengar lagunya 'tangga', kupersembahkan lagu ini, untukmu bunga sedap malam:
Sungguh kusesali
nyata cintamu kasih
tak sempat terbaca hatiku
malah terabai olehku
Lelah ku sembunyi
tutupi maksud hati
yang justru hidup karenamu
dan bisa mati tanpamu
Andai saja aku masih punya
kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu, memberimu segenap cinta
Kusadari tak selayaknya
selalu penuh kecewa
Kau lebih pantas bahagia
bahagia karena cintaku
Andai saja aku masih punya
kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu, memberimu segenap cinta
Kau bawa bersamamu
sebelah hatiku separuh jiwaku
yang mampu sempurnakan aku
Andai saja aku masih punya
kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
memberimu segenap cinta
Pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu, memberimu segenap cinta
nyata cintamu kasih
tak sempat terbaca hatiku
malah terabai olehku
Lelah ku sembunyi
tutupi maksud hati
yang justru hidup karenamu
dan bisa mati tanpamu
Andai saja aku masih punya
kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu, memberimu segenap cinta
Kusadari tak selayaknya
selalu penuh kecewa
Kau lebih pantas bahagia
bahagia karena cintaku
Andai saja aku masih punya
kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu, memberimu segenap cinta
Kau bawa bersamamu
sebelah hatiku separuh jiwaku
yang mampu sempurnakan aku
Andai saja aku masih punya
kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
memberimu segenap cinta
Pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu, memberimu segenap cinta
2 Februari 2012
2nd feb
aku memandang hujan. dan hatiku senang, seolah mereka sedang berdendang untukku. alam... mengatakan semua apa adanya... lalu anganku menerawang. jauh. ke masa itu. kenpa masa itu lagi? aku tidak tau. setiap sudut tempat.. pernah ada.. aku hanya mendesah, disamping jendela saat hujan..
aku sudah mengatakan apa yg aku rasakan, dan janji itu hanya dimulut. hanya desah sedih.. tidak apa2.. tidak apa2.. kubisikkan pelan dalam hatiku.. pelan sekali.. hanya aku tak ingin bicara lagi.. bicara hal yang sama, sama2 menyakitkan. jadi aku memilih diam. dan diam.
ibu... aku teringat nasihatmu. 'biarkan kesedihan itu hanya milikmu, simpan untuk dirimu sendiri. menangislah bila ingin menangis, setelah itu jangan lagi'.
sesedih apapun akan kutelan, dan aku hanya ingin diam... rasanya nyaman, memejamkan mata dan meraskan setiap lapis rasa dari hidupku.. meski remuk, aku sperti serdadu yg terluka dan compang camping, seakan hendak terhempas.. mata yg nanar, dan nafas yg pelan perlahan.. antar sadar dan tidak sadar.. aku remuk Tuhan... aku sudah mencapai lelah dalam perjuanganku melawan dan menahan rasa ini.. aku menyerah.
aku sudah mengatakan apa yg aku rasakan, dan janji itu hanya dimulut. hanya desah sedih.. tidak apa2.. tidak apa2.. kubisikkan pelan dalam hatiku.. pelan sekali.. hanya aku tak ingin bicara lagi.. bicara hal yang sama, sama2 menyakitkan. jadi aku memilih diam. dan diam.
ibu... aku teringat nasihatmu. 'biarkan kesedihan itu hanya milikmu, simpan untuk dirimu sendiri. menangislah bila ingin menangis, setelah itu jangan lagi'.
sesedih apapun akan kutelan, dan aku hanya ingin diam... rasanya nyaman, memejamkan mata dan meraskan setiap lapis rasa dari hidupku.. meski remuk, aku sperti serdadu yg terluka dan compang camping, seakan hendak terhempas.. mata yg nanar, dan nafas yg pelan perlahan.. antar sadar dan tidak sadar.. aku remuk Tuhan... aku sudah mencapai lelah dalam perjuanganku melawan dan menahan rasa ini.. aku menyerah.
1 Februari 2012
february first
sedang tidak mengerti apa yang terjadi. jadi bingung. aku berfikir bahwa kemarin semua sudah baik2 saja. aku sudah bisa berjalan tegak. i stand still. but today.. everything is so messy.... aaaarrrggghhhh... i dont understand.
padahal, aku sudah mengkotak2kannya dalam kardus2 kosong. yg di ngawi not my business anymore. di malang, aku udah enjoy lagi. even without none. udah fokus kuliah, eh.. kok gini lagi.. haduhhhhhh....
padahal, aku sudah mengkotak2kannya dalam kardus2 kosong. yg di ngawi not my business anymore. di malang, aku udah enjoy lagi. even without none. udah fokus kuliah, eh.. kok gini lagi.. haduhhhhhh....
Langganan:
Postingan (Atom)